Sejarah

Pengembangan di Windan

 

Tanggal 18 Nopember 1994 K.H. Abdul Rozaq Shofawi mendapatkan infornasi bahwa sebuah kompleks di kampung Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo (kurang lebih 4 km sebelah barat Mangkuyudan) yang semula dipergunakan untuk penyelenggaraan pondok pesantren, akan dilelang oleh sebuah bank. Kompleks itu ditawarkan kepada Al-Muayyad untuk pengembangan. Setelah cukup dibahas oleh pimpinan yayasan dan dikonsultasikan kepada para sesepuh, pada tanggal 23 Nopember 1994, Al-Muayyad resmi membeli kompleks seluas sekitar 2.050 m2 itu seharga Rp 123.000.000,00 dihadapan notaris Ny. H. Nur Fariah Latief, SH.

Di kompleks tersebut berdiri 48 kamar santri, sebuah musholla, pemondokan pengasuh, aula, 3 kamar ustadz, halaman olah raga, dan dapur. Dan mulai tahun ajaran 1995/1996 kompleks Windan dipergunakan untuk kegiatan pesantren yang dalam jangka panjang akan menjadi pondok pesantren yang lengkap dengan sekolah dan madrasah.